Tips Mengemas Oleh-Oleh Saat Liburan

Sumber Foto
KoncoGuru-Membawa oleh-oleh sepulang dari liburan adalah hal yang biasa dilakukan oleh kebanyakan orang. Bukan hal wajib, namun kebanyakan orang saat berlibur dan pulang tanpa tangan hampa itu rasanya ada yang kurang. Nah, maka dari itu di tempat wisata pasti banyak sekali bertebaran toko-toko merchandise yang menjual berbagai barang mulai dari kaos, aksesoris,sampai ke barang khas daerah seperti kain tenun dan batik.

Salah satu alasan mengapa orang wajib membawa oleh-oleh saat liburan adalah buat orang-orang atau keluarga di rumah, bisa juga pacar atau gebetan. Namun beberapa orang kadang khilaf saat belanja oleh-oleh di suatu tempat wisata sehingga kita tidak sadar bahwa barang yang sudah kita beli ternyata terlalu banyak. Hal tersebut menyebabkan ransel atau koper menjadi kelebihan muatan. Imbasnya adalah pada saat kita pulang akan susah sendiri. Misal kita naik pesawat, sudah jelas bagasi kita menjadi over dan harus membayar biaya tambahan.

Artikel kali ini saya akan memberikan tips atau hal yang perlu diperhatikan pada saat packing oleh-oleh saat liburan.
Oleh-Oleh Jangan Dibungkus Rapi Terlebih Dahulu
Jika anda menggunakan pesawat terbang, tips pertama mengemas oleh-oleh saat liburan adalah jangan membungkus rapi barang bawaan atau oleh-oleh anda. Hal tersebut dikarenakan beberapa bandara yang menerapkan sistem keamanan dimana petugas dibolehkan untuk membuka atau memeriksa barang yang anda bawa. Bungkuslah barang bawaan anda sekadarnya saja, supaya nantinya anda tidak repot sendiri.
Simpan Oleh-Oleh yang Berharga di Kabin Pesawat
Saya pernah mengalami hal yang kurang mengenakkan dimana koper saya rusak saat berada di dalam bagasi pesawat. Beberapa bagian bahkan ada yang robek seperti disilet, untung saja tidak ada barang berharga di dalamnya. hal itu menjadi pengalaman bahwa ketika kita membawa oleh-oleh sebaiknya jangan dimasukkan ke dalam kabin, kecuali anda mau menanggung resiko. Taruhlah barang berharga anda di dalam kabin, semisal tidak cukup baru taruh di bagasi namun dengan tetap harus berhati-hati.
Perhatikan Cara Membungkus Barang Pecah Belah
Jika anda membawa pulang oleh-oleh berupa barang pecah belah seperti vas bunga, piring, gelas, mapupun keramik perhatikanlah cara pengemasan yang benar. Cara mengemasnya bisa menggunakan semacam bubble wrap dan dimasukkan ke dalam ransel diantara baju-baju anda, jangan lupa taruh di kabin. Perlu diperhatikan, jika kalian membawa oleh-oleh barang pecah belah jangan pernah di masukkan ke dalam bagasi karena sangat mungkin barang anda akan rusak walaupun terdapat stiker fragile. Karena hal itu bukan menjadi jaminan bahwa barang pecah belah anda tidak akan rysak. Jika anda membawa barang pevah belah yang berukuran besar, sebaiknya percayakan kepada jasa pengiriman barang.
Jangan Membawa Oleh-Oleh yang Dilarang
Nah, ini juga salah satu pengalaman pribadi saya. Dulu ketika saya pulang dari Flores, saya membawa oleh-oleh berupa moke atau arak khas tradisional daerah setempat. Saya pikir hal tersebut aman karena semuanya sudah saya bungkus rapi dan saya masukan ke bagasi. Namun hal tersebut tidak bisa karena di bandara setempat dilarang membawa minuman beralkohol yang tidak diketahui kadar alkoholnya. Terpaksa saya relakan "oleh-oleh" saya untuk disita dan masuk ke dalam etalase barang-barang sitaan.

Itu dia beberapa tips untuk mengemas oleh-oleh saaat liburan. Oleh-oleh bukan barang wajib bawaan anda saat pulang dari liburan, namun pengalaman yang berharga adalah oleh-oleh sebenarnya saat liburan.

Comments