Fakta Ruas Jalan Bayeman, Purbalingga

Ruas Jalan Bayeman. Foto: Yogo Pratomo



KoncoGuru-Banyaknya informasi mengenai banyaknya kecelakaan yang terjadi di ruas jalan Bayeman, tepatnya di Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga membuat kami penasaran untuk mengunjungi lokasi tersebut. Berbekal kamera dan motor kami mendatangi lokasi tersebut dengan tujuan ingin melihat-lihat kondisi jalan di ruas jalan Bayeman yang kemarin sempat viral karena kecelakaan bus Rosalia Indah dan menewaskan empat korban jiwa dan 36 lainnya luka-luka.  Nah berikut akan kami sajikan tentang fakta ruas jalan Bayeman yang sampai saat ini sudah memakan bayak korban jiwa.
Jalan Bayeman Merupakan Jalan Pemalang-Purbalingga
Foto. Yogo Pratomo
Ruas jalan Bayeman adalah satu-satunya akses menuju Purbalingga via Pemalang. Jalur yang berda di lereng gunung Slamet dan memiliki tanjakan dan turunan yang berliku. Meskipun medan yang dilalui melalui jalur ini cukup ekstrim, namun jalur ini menjadi jalur favorit karena jarak tempuh yang relatif singkat dari Pemalang menuju Purbalingga.
Jalan Bayeman Sempit, Hanya Mempunyai Lebar 6 Meter.
Jalan Bayeman memiliki lebar 6 meter, ini sempat dituturkan oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djarod Padakova, pada saat terjadi kecelakaan Bus Rosalia Indah beberapa waktu silam. Hal ini bisa jadi menjadi salah satu faktor banyaknya angka kecelakaan di daerah tersebut, mengingat selain menjadi jalur Pemalang-Purbalingga, jalur Bayeman juga merupakan salah satu jalur padat kendaraan. Tentunya ini menjadi evaluasi agar menurunkan angka kecelakaan di ruas jalan Bayeman.
Pengemudi yang Tidak Hafal Medan
Foto: Yogo Pratomo
Sangat penting untuk berhati-hati berkendara ketika anda melalui dareah yang baru pernah dijamah. Banyaknya kasus kecelakaan di ruas jalan Bayeman juga disinyalir dari banyaknya pengemudi yang belum hafal betul jalur di situ. Berkaca pada kasus kecelakaan Bus Rosalia Indah, ternyata supir bus belum mengenal jalur tersebut sehingga terjadi kecelakaan meskipun sudah dipasang betbagai rambu peringatan.
Sudah Banyak Terjadi Kecelakaan
Foto. Wahyu Pratomo
Seperti sudah dijelaskan, meski sudah dipasang rambu petringatan, bahkan sekarang sudah dibangun monumen kecelakaan atau disebut Monalisa, tetap saja banyak terjadi kecelakaan di sini. Kecelakaan di ruas jalan Bayeman ternyata sudah banyak terjadi dari dulu. Saat saya masih SMP-pun sempat mendengar kecelakaan bus yang terjun ke jurang karena rem blong. Mitos yang dipercaya oleh warga sekitar, sebelum terjadi kecelakaan biasanya akan terdengar sayup- sayup suara gamelan yang berbunyi.

Sekian info dari kami yang bisa disajikan. Intinya berhati-hatilah dalam berkendara, apalagi ketika berkendara melalui jalur yang baru pernah dilalui. Selalu berdoa sebelum bepergian dan jangan lupa cek kendaraan sebelum dipakai untuk perjalanan panjang.

Comments